Air di Mars tampaknya masih aktif dan menghasilkan aliran yang muncul di permukaan pada area dekat ekuator di planet tersebut.
Sistem Keplanetan
Menelusuri Jejak Migrasi Jupiter di Tata Surya
Planet gas raksasa Jupiter terbentuk 4 kali lebih jauh dari lokasinya saat ini baru kemudian bermigrasi ke area dalam Tata Surya.
Jejak Kehadiran Air di Asteroid Bennu
Tim astronom yang dipimpin oleh Southwest Research Institute menemukan bukti keberadaan mineral yang mengandung air dengan kelimpahan tinggi di permukaan asterois (101955) Bennu.
Ultima Thule, Objek Prasejarah di Tepi Tata Surya
Ultima Thule. Objek terjauh yang pernah dikunjungi ini mulai terkuak misterinya, seiring dengan data yang dikirim New Horizons ke Bumi.
Bumi, Versi Minim Volatil dari Matahari
Para ilmuwan dari Australian National University (ANU) menemukan bahwa Bumi terbentuk dari elemen yang sama dengan Matahari. Tapi, elemen volatil seperti hidrogen, helium, oksigen dan nitrogen lebih sedikit.
Cincin Baru Hasil “Mengayak” Debu Tata Surya
Sama halnya dengan debu yang menumpuk di pojok rumah atau rak buku, debu juga menumpuk di ruang angkasa. Namun ketika debu-debu ini “mengendap” di Tata Surya, biasanya mereka mengendap dalam bentuk cincin.
Badai Matahari Dasyat Pernah Melanda Bumi
Badai matahari bisa berlangsung lebih dasyat dari yang diduga sebelumnya. Jika terjadi, tampaknya kita belum siap menghadapi kerusakan yang ditimbulkan.
Lepasnya Air Bulan Saat Temperatur Tinggi
Migrasi sejumlah kecil molekul air yang melekat pada butiran Bulan di siang hari, sangat bergantung pada temperatur permukaan.
“Debu Bintang” Meteorit Menyibak Misteri Ledakan Bintang
Para ilmuwan dari Universitas Negeri Arizona membuat terobosan dalam pemodelan ledakan bintang dari studi butiran debu bintang mikroskopis.
Ternyata Tidak Mudah Memecah Asteroid
Ketika asteroid akan menghantam Bumi, dikirimlah para pahlawan untuk memecah asteroid. Tapi astronom justru menemukan kalau asteroid sulit untuk dipecah.
Permukaan Bulan, Pabrik Kimia Pembentuk Air
Ketika angin Matahari menghujani permukaan Bulan dengan kecepatan 450 km/detik, partikel-partikel bermuatan tersebut justru memberkaya bahan penghasil air di Bulan.
Hippocamp, Satelit Kecil di Neptunus
Astronom menyebutnya, satelit yang tak seharusnya ada. Itulah Hippocamp, satelit kecil yang baru ditemukan di planet Neptunus.